Teknologi bioflok diterapkan dalam budidaya ikan nila sebagai solusi untuk menjaga kualitas air dan meningkatkan produktivitas secara keberlanjutan. Sistem ini memanfaatkan mikroorganisme untuk menguraikan limbah organic sehingga dapat meningkatkan efisiensi pakan dan mengurangi pencemaran lingkungan. Penelitian ini dilakukan di Desa Bojong, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, menggunakan kolam bioflok yang dilengkapi dengan aerator dan pobiotik. Hasil menunjukan bahwa kualitas air, pertumbuhan ikan, dan efisiensi penggunaan pakan dalam system bioflok lebih baik dibandingkan dengan metode konvensional. System bioflok mampu menurunkan konsentrasi ammonia dan meningkatkan Tingkat kelangsungan hidup ikan hingga 90%. Dengan demikian, bioflok berpotensi sebagai pendekatan ramah lingkungan dan ekonomis dalam budidaya ikan nila yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025