Penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan sosial teman sebaya sangat penting dalam mengurangi stres akademik pada mahasiswa. Meskipun sebagian besar mahasiswa merasa tidak terlalu stres, namun beban akademik dan masalah keuangan menjadi sumber stres utama. Mahasiswa berharap universitas menyediakan lebih banyak fasilitas pendukung, program pengembangan diri, dan mengurangi beban akademik. Untuk mengatasi masalah ini, disarankan untuk menyelenggarakan program pengembangan keterampilan sosial, menyediakan layanan konseling, menyesuaikan beban akademik, dan meningkatkan peran dosen dalam mendukung kesejahteraan mahasiswa. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami pengaruh stres terhadap aspek kehidupan mahasiswa lainnya dan mengevaluasi efektivitas intervensi yang diterapkan.
Copyrights © 2025