Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana tingkat hutang dan kepemilikan manajerial mempengaruhi persitensi laba perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda untuk menguji hubungan antara variabel – variabel tersebut. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 229 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan periode pengamatan dimulai dari tahun 2018-2022. Jumlah perusahaan yang memenuhi kriteria sampel adalah 60 perusahaan manufaktur dari 300 data amatan. Berdasarkan hasil analisis dan pengujian hipotesis, diperoleh hasil bahwa tingkat hutang, kepemilikan manejerial berpengaruh secara simultan terhadap persitensi laba, tingkat hutang berpengaruh signifikan terhadap persitensi laba, sedangkan kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap persitensi laba.
Copyrights © 2025