Paparan asap rokok telah diteliti dapat menyebabkan kejadian bayi lahir berat badan rendah (BBLR) dan cacat. BBLR merupakan salah satu pemicu untuk meningkatan angka stunting di Indonesia. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran suami ibu hamil di Nagari Limau Puruik tentang bahaya rokok sebagai strategi penurunan angka stunting. Tahapan pada kegiatan ini terdiri atas persiapan, pelaksanaan, dan tindak lanjut. Metode kegiatan yang dilakukan adalah bina suasana ruang dan partisipan, kuisioner pretest dan posttest, penyuluhan, diskusi, dan pembagian doorprize. Instrumen yang digunakan adalah power point text (PPT) dan leaflet terkait rokok dan bahayanya, serta hubungan rokok dengan bayi lahir rendah dan stunting. Partisipan dalam kegiatan ini adalah suami ibu hamil di Nagari Limau Puruik yang berjumlah 25 orang. Kegiatan telah dilakukan pada pada hari Kamis tanggal 13 Maret 2025. Tindak lanjut dengan melakukan evaluasi terhadap jawaban kuisioner, daftar kehadiran dan keaktifan bertanya atau menanggapi pertanyaan saat penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan partisipan mengikuti kegiatan penyuluhan dengan penuh perhatian dan keseriusan yang dibuktikan dengan peningkatan pengetahuan dari dominan rendah sebanyak 12 orang (48.00%) menjadi baik sebanyak 20 orang (80.00%). Kesimpulannya, pemberian penyuluhan kesehatan tentang bahaya asap rokok dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran suami ibu hamil di Nagari Limau Puruik.
Copyrights © 2025