Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan busana pengantin tradisional ke bentuk busana modern hal ini disebabkan oleh perkembangan zaman, pengaruh teknologi dan perkembangan mode. perubahan seperti pada tata busana baik dari segi busana, pelengkap serta aksesoris yang digunakan saat prosesi pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan busana pengantin tradisional wanita di kabupaten pesisir selatan meliputi perubahan tata busana, pelengkap, dan aksesoris. Hal ini dikhawatirkan pakaian pengantin tradisional wanita tidak diketahui oleh generasi selanjutnya. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif dengan jenis data primer dan data sekunder. Selanjutnya teknik analisis data melalui reduksi data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pada teknik keabsahan data dilakukan dengan perpanjangan pengamatan, meningkatkan kecermatan, triangulasi, pengecekan sejawat dan auditing.Hasil penelitian ditemukan bahwa 1) tata busana (a)Baju yang semula baju kurung basiba sekarang baju kurung pas badan.(b)Kain yang dulunya menggunakan kain sarung songket balapak sekarang menjadi songket meteran atau kain yang sama dengan bahan baju. b)pelengkap tokah berupa selendang panjang berwarna biru yang di silangkan di dada sekarang tokah praktis diletakan dibahu.c)Aksesoris sunting yang disusun sekarang menjadi sunting praktis, dan perhiasan seperti kalung rumah gadang, kalung panyiaran, gelang gadang, sekarang berupa kalung cakiak, gelang india.
Copyrights © 2025