Dalam beberapa tahun terakhir Turki telah menjadikan Diplomasi Kemanusiaan (HD) sebagai elemen penting dari kebijakan luar negerinya. Penelitian ini menganalisis Diplomasi Kemanusiaan Turki sebagai konsepsi peran dan kinerja peran dengan teori peran Breuning dengan berfokus pada dua kasus, Somalia dan Afghanistan, sebagai dua kasus terpenting Diplomasi Kemanusiaan Turki. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur melalui analisis buku, surat kabar, dan publikasi dari instansi terkait. Hasilnya, dapat dikatakan bahwa Diplomasi Kemanusiaan sebagai kebijakan luar negeri telah memberi Turki fleksibilitas dan ambiguitas yang cukup untuk menyatukan kemanusiaan dengan kepentingan. Pada saat yang sama, kepentingan kebijakan luar negeri Turki mulai menjadi lebih sah dan diterima dengan mengaitkannya dengan norma-norma yang dihormati secara luas. Terakhir, HD juga membantu Turki untuk mengkonsolidasikan identitas negara internasionalnya serta identitas domestiknya.
Copyrights © 2024