Diabetes Melitus (DM) tipe 2 merupakan salah satu penyakit dengan prevalensi tinggi, sebanyak 537 juta orang menderita DM dan jumlah ini akan terus bertambah menjadi 643 juta pada tahun 2030 dan 783 juta pada tahun 2045, termasuk menjadi penyakit terbanyak ketiga di Puskesmas X di banten. Pengobatan farmakologi DM dipengaruhi oleh tingkat kepuasan terapi, yang berdampak pada kepatuhan minum obat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara kepuasan terapi dan kepatuhan minum obat pasien DM tipe 2 di Puskesmas X, di Banten. Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif dengan pendekatan cross-sectional, Teknik pengumpulan sampel menggunakan Purposive sampling. Tingkat kepuasan terapi diukur menggunakan SATMED-Q® dan kepatuhan minum obat dengan MARS-5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan terapi termasuk kedalam kategori "sangat puas" (nilai rata-rata 89,86) dan kepatuhan minum obat kategori "sedang" (21,85). Analisis korelasi Pearson menunjukkan hubungan signifikan antara kepuasan terapi dengan kepatuhan minum obat (p = 0,000; r = 0,389, kategori sedang). Ini menunjukkan bahwa kepuasan terapi berhubungan signifikan dengan kepatuhan minum obat pasien DM tipe 2.
Copyrights © 2025