Perkembangan pesat teknologi Artificial Intelligence (AI) dan Augmented Reality (AR) telah membawa perubahan signifikan dalam sektor pertahanan global, termasuk di Indonesia, yang menghadapi tantangan keamanan dan kebutuhan modernisasi sistem pertahanan nasional. Permasalahan utama yang diangkat adalah bagaimana pemanfaatan AI dan AR dapat meningkatkan efektivitas pertahanan Indonesia serta bagaimana mengatasi risiko keamanan siber, ketergantungan teknologi asing, dan isu etika yang muncul dari integrasi teknologi tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi strategis dan ancaman keamanan yang terkait dengan penerapan AI dan AR dalam pertahanan nasional Indonesia serta memberikan rekomendasi kebijakan yang adaptif dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis berbasis kajian literatur, dokumen kebijakan, dan studi kasus penerapan AI dan AR dalam pertahanan di berbagai negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI dan AR berperan penting dalam penguatan pengintaian, pelatihan militer, dan deteksi ancaman dini, namun juga membawa risiko keamanan siber dan ketergantungan teknologi yang perlu dikelola secara strategis. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya pengembangan kapasitas domestik, penguatan keamanan siber, dan penyusunan kebijakan yang mengatur penggunaan teknologi tersebut secara etis dan aman guna mendukung ketahanan pertahanan nasional Indonesia di era digital.
Copyrights © 2025