Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi inovatif yang diterapkan oleh O’Kimbab, sebuah usaha kuliner kreatif yang mengadopsi nilai-nilai gaya hidup sehat dan budaya Korea dalam bentuk makanan praktis berbasis kimbab. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan teori Diffusion of Innovation oleh Rogers, studi ini mengkaji bagaimana O’Kimbab merancang produk, menerapkan sistem pre-order, serta memanfaatkan media sosial sebagai alat promosi untuk menjangkau konsumen muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa O’Kimbab memenuhi lima karakteristik utama dalam adopsi inovasi, yaitu keunggulan relatif, kesesuaian, kompleksitas rendah, dapat dicoba, dan dapat diamati. Strategi produksi pre-order terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas, sementara pendekatan pemasaran digital mampu membangun kedekatan emosional dengan konsumen. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan kapasitas produksi dan distribusi, solusi seperti perekrutan tenaga bantu, kerja sama dengan micro-influencer, serta ekspansi layanan distribusi diusulkan untuk memperkuat daya saing. Temuan ini menunjukkan bahwa O’Kimbab memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai pelaku usaha kuliner berbasis inovasi dalam ekosistem industri kreatif digital.
Copyrights © 2025