Penelitian ini membahas strategi komunikasi digital yang dijalankan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap kegiatan donor darah. Fokus utamanya adalah pemanfaatan media sosial, khususnya Instagram, sebagai sarana untuk menyampaikan pesan-pesan edukatif dan membangun hubungan dua arah dengan publik. Dalam praktiknya, strategi ini terbukti mampu meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama kalangan muda, mengenai pentingnya donor darah bagi kesehatan bersama. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui studi kasus, menggunakan metode wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan bahwa keterlibatan digital melalui media sosial menjadi alat efektif untuk menjangkau khalayak luas, mendorong empati sosial, serta mempertahankan ketersediaan darah secara berkelanjutan. Meskipun terdapat hambatan seperti keterbatasan calon pendonor yang tidak memenuhi syarat kesehatan dan kendala operasional lainnya, pendekatan komunikasi ini tetap memberikan kontribusi positif terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Studi ini merekomendasikan perlunya kolaborasi lintas sektor dan perencanaan strategis jangka panjang dalam kampanye kemanusiaan berbasis digital
Copyrights © 2025