Jakarta - Merak Toll Road is an access road to Sumatra, many factories stand along the Jakarta – Merak Toll Road which is automatically passed by overloaded vehicles every day. This study aims to evaluate the condition of the surface of the Jakarta – Merak Toll Road pavement, along the length from KM 31,600 – KM 97,700 both lanes A and B. This study was conducted a direct survey to determine the type of damage to the surface of the Jakarta – Merak toll road pavement, then the number of damages obtained for the Jakarta - Merak route was 118 damages and Merak – Jakarta 108 damages with the type of damage holes and cracks most often found on both sections. By using the PCI method from field data, the average value of damage and severity of the surface of the Jakarta – Merak Toll Road pavement will be obtained, which will later be used as a basis for road repair and maintenance. The results of calculations using the PCI method produced an average value of lane A (Jakarta – Merak) 61% (good) and lane B (Merak – Jakarta) 54% (moderate) from the results of these calculations used by toll managers for toll road rehabilitation and maintenance. Abstrak Tol Jakarta – Merak merupakan akses jalan menuju Sumatra, banyak pabrik berdiri sepanjang jalan Tol Jakarta – Merak yang otomatis dilewati kendaraan kelebihan beban setiap hari. penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi permukaan perkerasan jalan Tol Jakarta – Merak, sepanjang mulai dari KM 31,600 – KM 97,700 baik jalur A maupun Jalur B. Penelitian ini dilakukan survey secara langsung untuk mengetahui jenis kerusakan permukaan perkerasan jalan tol Jakarta – Merak maka didapat jumlah kerusakan jalur Jakarta – Merak 118 kerusakan dan Merak – Jakarta 108 kerusakan dengan jenis kerusakan lobang dan retak paling banyak ditemukan pada kedua ruas. Dengan menggunakan metode PCI dari data lapangan akan didapat nilai rata-rata kerusakan dan tingkat keparahan permukaan perkerasan jalan Tol Jakarta- Merak, yang nantinya digunakan sebagai dasar untuk perbaikan dan pemeliharaan jalan. Hasil perhitungan dengan metode PCI dihasilkan nilai rata-rata jalur A (Jakarta – Merak) 61% (baik) dan jalur B (Merak – Jakarta) 54% (sedang) dari hasil perhitungan tersebut digunakan pengelola tol untuk rehabilitasi dan pemeliharaan jalan tol.
Copyrights © 2025