Permasalahan pada penelitian ini adalah kurang terlaksananya kegiatan ektrakurikuler bola basket putri di SMAN 9 Semarang dengan baik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2024. Populasi pada penelitian ini berjumlah 20 siswa yang ikut dalam ektrakurikuler bola basket. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan total sampling, maka jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah 20 siswa. Instrument yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan skala likert. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif presentase. Hasil penelitian menyatakan bahwa indikator sarana dan prasarana pada kategori “cukup”, Program Latihan pada kategori “kurang”, Prestasi pada kategori “kurang sekali” dan Lembaga sekolah pada kategori “cukup”. Kesimpulan pada penelitian ini adalah faktor tidak adanya pelatih menjadi faktor utama team ini tidak berprestasi karena pelatih menjadi peran penting dalam suatu pembinaan ektrakurikuler sehingga dengan adanya pelatih diharapkan mampu membimbing perkembangan siswa.
Copyrights © 2025