Virus corona, yang juga dikenal sebagai COVID-19, adalah penyakit menular yang dapat mempengaruhi sistem pernapasan manusia. Virus ini menyebar ketika seseorang batuk, bersin, dan berbicara. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat hubungan antara persepsi remaja dengan tindakan antisipasi yang dilakukan dalam mengurangi penyebarannya. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Responden pada penelitian ini berjumlah 92 remaja yang berusia 10 hingga 18 tahun yang tinggal di Kelurahan Cipocok Jaya serta sedang menempuh pendidikan di SMA Negeri 6 Kota Serang. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik non-probability sampling jenis ccidental sampling. Data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, dan uji tabel silang. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: 1). Tidak terdapat hubungan antara persepsi remaja dengan langkah tindakan yang dilakukannya untuk meminimalisir penyebaran virus Covid-19. Berdasarkan hasil perhitungan nilai rata-rata Pearson Chi-Square 3.303 ≤ nilai tabel Pearson Chi-Square sebesar 4.8147. 2). Persepsi remaja mengenai penyebaran virus Covid-19 tergolong positif, dengan hasil nilai hitung 56,5%. 3). Tingkat antisipasi remaja terhadap penyebaran virus Covid-19 tergolong tinggi, dengan nilai rata-rata sebesar 3,4.
Copyrights © 2025