UMKM memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, termasuk di Provinsi Jawa Timur. Namun, adopsi pembukuan digital di kalangan pelaku UMKM masih tergolong rendah. Di sisi lain, tingginya kepemilikan smartphone di Indonesia membuka peluang besar untuk penggunaan aplikasi akuntansi berbasis seluler. Sayangnya, keterbatasan literasi digital, waktu, modal, dan kesadaran akan pentingnya laporan keuangan yang akurat masih menjadi hambatan utama dalam penerapan teknologi tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor usia, pendidikan, lingkungan, modal, dan periode usaha terhadap minat penggunaan aplikasi akuntansi berbasis seluler pada UMKM bidang food and beverage di Kota Pasuruan, khususnya peserta Car Free Day di GOR Untung Surapati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima faktor tersebut berpengaruh positif terhadap minat adopsi aplikasi. Temuan ini menegaskan pentingnya memperhatikan faktor individu dan eksternal untuk mendorong transformasi digital UMKM.
Copyrights © 2025