Total Hip Replacement (THR) disebabkan oleh rheumathoid arthritis, nekrosis avascular, spondylitis ankilosing, osteoartrithis, dan fraktur. Problematika yang sering terjadi secara umum yang berkaitan dengan gangguan struktural dan fungsional Post Op arthroplasty yaitu ditemukan adanya nyeri paska operasi seperti halnya Deep Vein Thrombosis (DVT), infeksi incisi, decubitus, serta penurunan massa otot. Untuk mengembalikan fungsi sendi yang telah menurun pada Total Hip Replaccement. Studi kasus pada pasien Post Op THR dengan diberikan metode Electrical Stimulation (ES) dan Terapi Latihan dapat menstimulasi kekuatan otot dan meningkatkan kemampuan fungsional pada pasien geriatri. Setelah dilakukan terapi sebanyak 4 kali didapatkan hasil peningkatan LGS pada bidang sagittal T1 = S(100-00-700) menjadi T4 = S(150-00-800), bidang frontal T1= F(300-00-100) menjadi T4 = F (350-00-150), bidang rotasi T1= R (300-00-200) menjadi T4= R (400-00-400) peningkatan pada MMT pada T1 = 3 menjadi T4 = 4, penguran pada nyeri dengan VAS pada T1 = 5 menjadi T4 = 0, serta peningkatan fungsional aktifitas. Pada T1 = 67 (kurang baik) menjadi T4 = 81 (baik). Pemberian Electrical Stimulation dan Terapi Latihan yang diberikan pada pasien dapat membantu menurunkan nyeri, spasme, meningkatkan kekuatan otot, lingkup gerak sendi, dan kemampuan aktifitas fungsional pasien.
Copyrights © 2025