Rumah sakit sebagai instansi kesehatan yang paripurna memiliki kewajiban menyelenggarakan pelayanan, salah satunya pelayanan kefarmasian. Dalam perjalanannya, pelayanan tersebut seringkali mengalami permasalahan akibat ketidaksesuaian dengan SPM Rumah Sakit, khususnya unit farmasi. Banyaknya faktor penyebab permasalahan tersebut, tergantung indikator mutu mana yang tidak sesuai dengan implementasinya, yakni antara waktu tunggu pelayanan obat jadi dan obat racikan, kepuasan pasien, kesalahan pemberian obat, ataupun penulisan resep sesuai formularium. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab terjadinya permasalahan di unit farmasi yang tidak sesuai dengan SPM Rumah Sakit dan memberikan gagasan strategi penanganan terkait dengan tepat. Metode yang digunakan dalam artikel ini menggunakan literature review dengan penelusuran melalui Pubmed, Researchgate, dan Google Scholar. Hasil artikel ini menunjukkan bahwa terdapat 5 permasalahan yang terjadi di Unit Farmasi Rumah Sakit pada beberapa wilayah di Indonesia dengan faktor penyebabnya yang tidak sesuai indikator SPM Rumah Sakit. Sebanyak 5 faktor yang berpengaruh terhadap permasalahan tersebut merupakan faktor internal rumah sakit, diantaranya seperti kurangnya SDM dan ketidaklengkapan SOP, serta faktor internal petugas yang meliputi kompetensi petugas yang kurang berpengalaman, kelalaian petugas, dan rendahnya kepatuhan terhadap SPM Rumah Sakit. Kesimpulan artikel ini adalah diketahui 2 garis besar faktor penyebab permasalahan di unit farmasi akibat tidak sesuai dengan indikator SPM Rumah Sakit yang meliputi faktor internal rumah sakit dengan 2 faktor besar dan faktor internal petugas dengan 3 faktor besar, serta penawaran solusi disetiap faktor-faktor penyebab masalah, sehingga dapat membantu meningkatkan optimalisasi pelayanan kefarmasian di rumah sakit seluruh Indonesia.
Copyrights © 2025