Secara global diare merupakan sebuah permasalahan kesehatan yang penting, yang tidak hanya memengaruhi anak-anak tetapi juga dewasa. Pemahaman yang baik tentang diare dan pengobatannya adalah kunci dalam pengambilan keputusan yang bijak tentang tindakan swamedikasi diare. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui adakah hubungan antara pengetahuan dengan tindakan swamedikasi diare pada masyarakat yang datang ke Apotek di Tegal. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada 383 responden di tiga apotek yang berada di Kota Tegal dan di Kabupaten Tegal. Dan responden ini telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data menggunakan kuisioner yang telah diuji validitas muka atau face validity. Analisa data menggunakan Microsoft Excel dengan melihat korelasi dari Sugiono (2006). Berdasarkan hasil uji korelasi, menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi antara pengetahuan dan tindakan swamedikasi diare adalah 0,178458. Menurut interval koefisien yang disebutkan Sugiyono (2006), hubungan tersebut dianggap sangat rendah. Artinya, tidak ada korelasi yang kuat antara pengetahuan responden dan tindakan swamedikasi diare yang dilakukan.
Copyrights © 2025