Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi kronis yang menjadi tantangan serius di Indonesia. Stunting terjadi ketika anak mengalami kekurangan gizi dalam waktu lama, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan periode emas yang dimulai sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Stunting ​berhubungan dengan perkembangan anak, terdapat faktor yang mempengaruhi stunting diantara pendidikan ibu, penyakit infeksi, pola asuh, asupan energi, panjang badan lahir, dan pendapatan orang tua, asupan energi berhubungan paling besar dengan perkembangan anak. Pemberian makanan bayi yang sesuai dengan umur, diperlukan edukasi kepada orang tua untuk meningkatkan stimulasi perkembangan pada anak stunting dan pemantauan deteksi dini tumbuh kembang secara rutin dan berkala. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara stunting terhadap tumbuh kembang anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan literature review dengan mengambil data dari database Google Scholar dan Pubmed. Proses telaah literature dilakukan secara sistematis dengan mengacu pada pedoman PRISMA. Pencarian menggunakan kata kunci dalam bahasa inggris "stunting ", "child", "growth", "development", dalam bahasa indonesia "stunting", "anak", "tumbuh", "kembang", didapatkan 10 artikel. Stunting memiliki keterkaitan yang bermakna dengan tumbuh kembang anak terutama pada periode emas anak hingga mencapai umur dua tahun. Terdapat hubungan antara stunting memiliki keterkaitan dengan tumbuh kembang pada anak.
Copyrights © 2025