p-Index From 2021 - 2026
6.242
P-Index
This Author published in this journals
All Journal NUTRIRE DIAITA The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Window of Health : Jurnal Kesehatan Journal Analytica Islamica Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS) Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal) Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Jurnal Gema Ngabdi PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Journal of Telenursing (JOTING) Science Midwifery Community Empowerment Jurnal Kesehatan Tambusai ENVIRONMENTAL OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY JOURNAL MAHESA : Malahayati Health Student Journal Bima Nursing Journal Muhammadiyah Medical Journal Muhammadiyah Journal of Midwifery (MyJM) The Avicenna Medical Journal PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesian Health Issue DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Keperawatan Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Health & Medical Sciences Jurnal Inovasi Global Journal of Innovative and Creativity Jurnal Riset Ilmiah Journal of Religion and Public Health Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH RENTANG WAKTU PENGATURAN POSISI TERHADAP KEJADIAN DEKUBITUS PADA PASIEN TIRAH BARING LAMA DI RSU PROPINSI NTB TAHUN 2013 Purnamawati, Dewi; Zulkifli, Zulkifli; Nursardjan, Nursardjan; Mawaddah, Ely
Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS) Vol 1, No 2 (2014): Jurnal Analis Medika Bio Sains
Publisher : Jurusan Analis Kesehatan, Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.889 KB)

Abstract

AbstrakDekubitus merupakan salah satu indikator mutu pelayanan rumah sakit, tingginya angka kejadian pasien dengan dekubitus mencerminkan rendahnya mutu pelayanan keperawatan, karenanya perlu adanya upaya pencegahan sejak dini yang merupakan tanggungjawab perawat. Pencegahan dekubitus salah satunya dengan melakukan pengaturan posisi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan efektifitas rentang waktu pengaturan posisi 2 jam dan 3 jam terhadap kejadian dekubitus.Penelitian ini  menggunakan rancangan quasi eksperimental dengan post test only with control group. Populasi penelitian adalah semua pasien tirah baring lama di RSUP Nusa Tenggara Barat selama periode pengumpulan data, sedangkan sampel penelitian adalah pasien tirah baring lama dengan Kriteria inklusi sampel adalah berumur 14 – 80 tahun, memiliki resiko tinggi untuk terkena decubitus dengan nilai braden scale< 15, menjalani rawat inap selama 3 hari, dan tidak memiliki kemampuan untuk miring kiri dan kanan secara mandiri. Sedangkan kriteria ekslusinya adalah subjek sudah terkena dekubitus sejak awal masuk ruang perawatan, mengalami tirah baring atas instruksi pengobatan, merupakan kunjungan kedua dalam bulan tersebut. Tehnik  pengambilan sampel dengan menggunakan Purposive Sampling, Untuk mengetahui pengaruh   waktu pengaturan posisi terhadap kejadian dekubitus dilakukan uji chi square dengan tingkat kepercayaan 95% ( p ≤ 0,05 ). Hasil analisis pengaruh waktu pengaturan posisi terhadap kejadian dekubitus diperoleh ada sebanyak 1 dari 15 responden (16,67%)  yang dilakukan perubahan posisi setiap 2 jam mengalami dekubitus.  Sedangkan responden yang dilakukan perubahan posisi setiap 3 jam, ada 5 dari 15 (33,33%) responden mengalami dekubitus. Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,084 (£ = 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan kejadian dekubitus antara pasien yang dilakukan perubahan posisi setiap 2 jam dengan pasien yang dilakukan perubahan posisi setiap 3 jam. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan agar perawat dapat melakukan perubahan posisi setiap 2 jam pada pasien tirah baring lama. Kata Kunci :Dekubitus, Posisi, Tirah baring.
Penguatan Peran Remaja dalam Pencegahan dan Pengendalian NAPZA pada Masa Pandemi Covid-19 Nurfadhilah, Nurfadhilah; Purnamawati, Dewi; Robalais, Ailla Nur
Community Empowerment Vol 6 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.93 KB) | DOI: 10.31603/ce.4566

Abstract

Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Aditif (NAPZA) pada remaja memberikan dampak jangka panjang terhadap kesehatan mental. Pandemi Covid-19 turut memberikan kontribusi terhadap peningkatan penggunaan NAPZA pada remaja. Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan peran remaja dalam pencegahan NAPZA dengan meningkatkan pengetahuan remaja tentang bahaya NAPZA dan kerentanan pengguna NAPZA terhadap Covid-19 serta pencegahan dan pengendalian NAPZA di masa pandemi Covid-19. Kegiatan dilakukan secara virtual dengan kombinasi edukasi melalui teknik curah pendapat, berbagi pengalaman, dan diskusi secara virtual. Peserta terdiri dari 151 orang. 95,3% peserta merupakan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, selebihnya dari rumah sakit, sekolah lanjutan atas, dan institusi layanan kesehatan lain. Pandemi Covid-19 meningkatkan risiko remaja terhadap penyalahgunaan NAPZA, pun sebaliknya pengguna NAPZA berisiko lebih besar untuk terkena Covid-19. Pencegahan dan pengendalian tetap perlu dilakukan dengan berbagai kegiatan penyuluhan maupun kampanye secara online maupun dengan media lain seperti layanan mobil keliling.
Pengaruh Autogenic Training Terhadap Nyeri Pada Pasien Post Percutaneous Coronary Interventions (PCI) di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor Atlantic, Mia; Jumaiyah, Wati; Purnamawati, Dewi; Sofiani, Yani; Susanto, Budi; Yunus, Muhammad Iqbal
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 11 No 3 (2023): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jdk.v11i3.550

Abstract

Percutaneous Coronary Interventions (PCI) is a medical procedure used to address coronary artery disease. Despite effectively improving heart blood flow, patients often experience pain and discomfort after PCI. This study evaluates the impact of autogenic training on reducing patient pain after PCI. In a quasi-experimental design with a control group, 72 patients who had recently undergone PCI were involved. The intervention group received structured autogenic training, while the control group received no intervention. Pain was measured using a numeric rating scale. Multiple linear regression analysis results showed p-values for the group at 0.009, spiritual variable at 0.284, and self-efficacy variable at 0.494. However, excluding the self-efficacy variable led to an Odds Ratio change of over 10% for other variables. Thus, the self-efficacy variable was re-introduced in the second stage, yielding p-values of 0.003 for the group and 0.458 for self-efficacy, after excluding the spiritual variable due to OR value change below 10%. In the final model, group p-value was 0.008, spiritual was 0.284, and self-efficacy was 0.494. Autogenic Training strengthens post-PCI pain management, providing a safe additional option for patients. The approach aids PCI recovery, reinforcing pain management strategies. By offering relaxation therapy like Autogenic Training, patients receive a safe and beneficial supplementary avenue for managing post-PCI pain
Pengaruh Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) terhadap Kecemasan Pasien Gagal Jantung di Rumah Sakit Hermina Bekasi Ardiani, Kristi; Jumaiyah, Wati; Purnamawati, Dewi; Sofiani, Yani; Erwin, Erwin; Kurniawan, Moh Heri; Yuliarti, Yuliarti
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 11 No 3 (2023): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jdk.v11i3.558

Abstract

kecemasan yang dapat memperburuk kondisi pasien jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) terhadap kecemasan pasien gagal jantung. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen pre dan post test with control group. Kecemasan diukur menggunakan kuesioner State Trait Anxiety Inventory (STAI). Uji statistik dengan regresi logistik ganda. Hasil penelitian ini mayoritas kecemasan pasien adalah ringan sedang yaitu 68.6%, usia <60 tahun sebanyak 58.1%, jenis kelamin laki-laki 51.2%, pendidikan dasar dan menengah 67.4%, klasifikasi gagal jantung NYHA 3 sebanyak 64%, dan lama rawat >3 hari 71%. Hasil pemodelan akhir didapatkan terapi SEFT dan klasifikasi gagal jantung secara simultan berpengaruh terhadap kecemasan pasien gagal jantung. Oleh karena itu, rumah sakit perlu memberikan pelatihan terapi SEFT untuk perawat, sehingga dapat melaksanakan edukasi kepada pasien terutama pasien gagal jantung.
The Influence of Dhikr on Anxiety in Acute Coronary Syndrome (ACS) Patients at Dr. Chasbullah Abdulmadjid Hospital, Bekasi City Sulistiyowati, Heppy; Jumaiyah, Wati; Purnamawati, Dewi; Sofiani, Yani; Susanto, Budi; Prima, Ashar; Hamdah, Hamdah
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v10i1.616

Abstract

Aims: This study was to determine the effect of dhikr on anxiety in ACS patients at Dr. Chasbullah Abdulmadjid General Hospital, Bekasi City. Methods: The research method used pre- and post-quasy experiments in the control group and the intervention group. This study used the HARS questionnaire and family support for 76 respondents. Result: Data analysis using multiple logistic regression tests The results showed that the proportion in the control group with mild-moderate anxiety was 31.6% and severe anxiety was 18.4%; the proportion in the intervention group with mild-moderate anxiety was 46.1% and severe anxiety was 3.9%. Dhikr (p = 0.006) and history of heart disease (p = 0.023) significantly influence anxiety after being controlled by age (p = 0.244) (p = 0.001 omnimbus). The dominant factor that influences anxiety is dhikr (OR 10.674).  Conclusions : Dhikr is an act of remembering Allah that can be used to reduce anxiety in SKA patients. This can be done independently by reading istigfar, tasbih, hauqalah, and takbir for 15 minutes in the morning and evening. Therefore, nursing services using dhikr as an effort to reduce anxiety in ACS patients.
Determinan Kepatuhan Minum Obat Gagal Jantung Oktavina, Risa; Jumaiah, Wati; Purnamawati, Dewi; Sofyani, Yani; Sumedi, Sumedi
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 5 No 2 (2023): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v5i2.7510

Abstract

This study aims to determine the factors influencing medication adherence in heart failure patients at Persahabatan Hospital. The research method used is observational analytics with a cross-sectional study approach using a retrospective system. The results showed that the characteristics of respondents who adhered to taking medication were 78 people (56.1%). Factors that are significantly related to medication adherence are anxiety and family support, and the most dominant variable is the Anxiety variable (p-value: 0.018., OR: 3.157., 95%CI 1.220 – 8.171). In conclusion, the more optimal the family support received by the respondent, the better their compliance with treatment. The more the respondent does not experience anxiety, the more obedient the respondent is in taking medication. Keywords: Determinants of Compliance with Medication, Heart Failure.
Risk Factors Related to COVID-19 Deaths at Fatmawati Hospital in 2021 Utomo, Muhammad Wiji; Purnamawati, Dewi; Almaududi, Abul A’la; Akaputra, Risky; Sugiatmi, Sugiatmi
Muhammadiyah Medical Journal Vol 5, No 1 (2024): Muhammadiyah Medical Journal (MMJ)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/mmj.5.1.42-50

Abstract

Background: Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) has a risk of death. The risk of death increases in patients with several factors, such as age, gender, and comorbidities. Purposes: This study aims to determine the risk factors for the cause of death in patients with COVID-19 at Fatmawati Hospital in 2021. Methods: This study uses a quantitative approach with a case-control design without matching with a ratio of 1:1. Cases were identified as deaths due to COVID-19 as many as 109, and controls were COVID-19 sufferers who lived or recovered during the treatment period as many as 109 respondents. Data were collected from medical record data and analyzed multivariately with logistic regression. Result: The bivariate modeling showed that Age, Diabetic, Pneumonia, and Acute Respiratory Syndrome (ARDS) have significantly affected COVID-19 mortality (p ≤ 0.05). Multivariate modeling showed the ARDS variable (p=0.0001; OR=53.067) and age variable (p=0.028; OR=2.8) to be risk factors for COVID-19 death at Fatmawati Hospital Jakarta with an Attribute Risk (AR) value of 92,7% and the value of Population Attribute Risk (PAR) 58%. Conclusion: This model can predict 62.1% of COVID-19 deaths; the rest is due to other factors not studied in this study. ARDS is the dominant factor causing the death of COVID-19 at Fatmawati Hospital, Jakarta.
Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Kebersihan Menstruasi pada Remaja Qolbah, Hayuning; Hamidah, Hamidah; Purnamawati, Dewi; Subiyatin, Aning
Muhammadiyah Journal of Midwifery Vol 4, No 2 (2023): MUHAMMADIYAH JOURNAL OF MIDWIFERY (MYJM)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/myjm.4.2.62-71

Abstract

Latar Belakang: Kebersihan menstruasi sangat mempengaruhi kesehatan reproduksi. Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) yang buruk memberikan dampak bagi fisik maupun psikologis pada remaja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku kebersihan menstruasi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang sudah tervalidasi. Analisis data bivariat dengan uji chi-square. Hasil: Penelitian ini menunjukan bahwa sebagian besar siswi memiliki perilaku menstrual hygiene yang baik yaitu sebanyak 78 siswi (63,4%). Jumlah siswi yang memiliki pengetahuan yang baik sebanyak 96 siswi (78%). Sebagian besar siswi memiliki ibu yang berpendidikan rendah yaitu sebanyak 104 siswi (84,6%). Siswi yang mengatakan bahwa mereka memiliki ketersediaan sarana prasarana sekolah yang baik yaitu sebanyak 65 siswi (52,8%). Hasil analisis data menunjukan ada hubungan antara pengetahuan dengan kebersihan menstruasi (p value=0,001 OR=8,114 (95% Cl=3,064-21,490)) dan tidak ada hubungan antara pendidikan ibu, ketersediaan sarana prasarana sekolah dengan perilaku kebersihan menstruasi. Simpulan: Pengetahuan memiliki hubungan dengan perilaku menstrual hygiene pada siswi kelas 7 dan 8 SMPN 3 Babelan Kabupaten Bekasi tahun 2023.
Pengaruh Pendampingan Ibu Melalui Permainan Playmate Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Pada Balita Usia 4-5 Tahun Dengan Stunting Wijayanti, Gusti Ayu Sri Pudja Warnis; Rusmini; Purnamawati, Dewi; Ariani, I Gusti Ayu Devi
Indonesian Health Issue Vol. 3 No. 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/inhis.v3i2.66

Abstract

Latar belakang: Stunting merupakan suatu kondisi dimana panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur pada anak balita yang dapat menyebabkan berbagai gangguan perkembangan pada balita salah satunya gangguan pada perkembangan motorik kasar dikarenakan kurang optimalnya pencapaian peran ibu. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pendampingan ibu melalui permainan playmate terhadap perkembangan motorik kasar pada balita usia 4-5 tahun dengan stunting di Wilayah kerja Puskesmas Kediri Tahun 2024. Metode : Desain penelitian menggunakan pre eksperimental (One Group Pretest-Posttest design). Populasi penelitian yaitu ibu balita yang bersedia mendampingi dan balita berusia 4-5 tahun dengan stunting di wilayah kerja Puskesmas Kediri. Dengan jumlah sampel 27 orang, teknik sampling yaitu sampling jenuh. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian didapatkan sebagian besar perkembangan motorik kasar pada balita termasuk dalam kategori mulai berkembang sebanyak 22 orang (81%). Setelah diberikan pendampingan ibu melalui permainan playmate sebagian besar meningkat menjadi berkembang sesuai harapan sebanyak 23 orang (85%). Hasil uji Wilcoxon didapatkan p = 0,000. Kesimpulan : Ada pengaruh pendampingan ibu melalui permainan playmate terhadap perkembangan motorik kasar pada balita usia 4-5 tahun dengan stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Kediri. Background: Stunting is a condition where the length or height is less than the age of a toddler which can cause various developmental disorders in toddlers, one of which is disorders in gross motor development due to the less than optimal achievement of the mother's role. Objective: To determine the effect of maternal assistance through playmate games on gross motor development in toddlers aged 4-5 years with stunting in the Kediri Health Center work area in 2024. Method: The research design used pre-experimental (One Group Pretest-Posttest design). The study population was mothers of toddlers who were willing to accompany and toddlers aged 4-5 years with stunting in the Kediri Health Center work area. With a sample size of 27 people, the sampling technique was saturated sampling. Data analysis used the Wilcoxon Sign Rank Test. Results: Based on the results of the study, it was found that most of the gross motor development in toddlers was included in the category of starting to develop as many as 22 people (81%). After being given maternal assistance through playmate games, most of them increased to develop according to expectations as many as 23 people (85%). The results of the Wilcoxon test obtained p = 0.000. Conclusion: There is an influence of maternal guidance through playmate games on gross motor development in toddlers aged 4-5 years with stunting in the Kediri Health Center Work Area
Model Faktor Prediksi Kejadian Sindrom Koroner Akut pada Pasien Khair, Masykur; Jumaiyah, Wati; Purnamawati, Dewi; Sofiani, Yani; Erwin, Erwin; Burmanajaya, Bram
Jurnal Keperawatan Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan: Maret 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v17i1.1942

Abstract

Cardiovascular Diseases merupakan penyebab utama kasus kematian secara global. SKA merupakan kontributor yang signifikan untuk kematian dari populasi yang memiliki faktor risiko. Tujuan penelitian memperoleh model prediksi kejadian SKA pada pasien di RSUD Kota Bogor. Desain yang digunakan kasus kontrol dengan kasus: pasien SKA dan kontrol: pasien non SKA, menggunakan matching jenis kelamin, jumlah sampel 390 pasien (tiap kelompok 195 pasien), menggunakan data sekunder, dianalisis menggunakan uji regresi logistik berganda dengan model faktor prediksi. Hasil penelitian mayoritas pasien berumur ≥45 tahun 72.6%, tidak memiliki riwayat hipertensi 67.9%, perokok 51.8%, tidak memiliki riwayat DM 90%, tidak obesitas 85.1%, dan tidak memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung 89.7%. Hasil multivariat didapatkan, merokok berhubungan dengan SKA (p value 0,027) setelah dikontrol umur, riwayat hipertensi, riwayat DM, obesitas, riwayat keluarga dengan penyakit jantung, interaksi obesitas dan riwayat DM, interaksi riwayat hipertensi dan riwayat keluarga dengan penyakit jantung, interaksi riwayat DM dan riwayat hipertensi, interaksi obsitas dan riwayat hipertensi (p value omnimbus 0.00 dan Negelkerke R Square 0.454). Kesimpulan didapatkan model ini mampu memprediksi kejadian SKA sebesar 45,4%. Perlu ditingkatkan upaya pencegahan terhadap kejadian SKA melalui skrining, edukasi, maupun program rehabilitasi.
Co-Authors - Zulkifli A'Sentana, A'an Dwi AA Sudharmawan, AA Agus Triyono Agustianti, Erika Akaputra, Risky Almaududi, Abul A’la Amalia, Karina Amin, Ahmad Farid Andrayani, Lale Wisnu Andriyani Andriyani Aning Subiyatin Anom, Gusti Ngurah Anom, Ngurah Antasyia, Nur Lailia Aragar Putri Ardiani, Kristi Ariani, I Gusti Ayu Devi Arip, Moh Arip, Moh. Ariyanto, Januar Ashar Prima Aswani, Yan Hadi Kustomo Atlantic, Mia Auliany, Diah Awaliah, Awaliah Baktiansyah, Abdul Budi Susanto Burmanajaya, Bram Cembun, Cembun Damailita, Keumala Kusuma Dessylindra, Herningrum Djauharoh, Siti Nur Aisyah Emilyani, Desty Endah, Tria Astika Ernawati, Any Erni Kurniasih Ernyasih, Ernyasih Erwin Erwin Fadhilah Fadhilah Fajrini, Fini Fauziyah, Munaya Fitrijaningsih, Fitrijaningsih Hamdah, Hamdah Hamid, Irfany Nurul Hamidah . Hasanah, Ummatul Hasbi, Moh. I Putu Suiraoka Iwan Ariawan Jansen Parlaungan Jumaiah, Wati Jumaiyah, Wati Mardian, Okbi Mardiatun Mas'adah, Mas'adah Masithoh, Dewi Masykur Khair MAWADDAH, ELY Mayangsari, Denny Novita Meidora, Alfiani Hana Moh. Heri Kurniawan Mufida, Nur Aini Mufidah, Nur Aini MUHAMMAD HASBI Muhasidah, - Muhtar Muhtar Munaya Fauziah Ningrum, Amelia Pebria Nurfadhilah , Nurfadhilah Nursanah, Nursanah Nursardjan, Nursardjan Oktavina, Risa Olyvia, Novy Pratama, I Nyoman Wirya Pujawarnis W, Gusti Ayu Sri Purwana, Eka Rudy Purwandani, Ruri Putri, Linda Wahyuni Qolbah, Hayuning Ramadhan, Muhammad Rafli Ramadhan, Sahrir Ritonga, Yusniar Robalais, Ailla Nur Rowi, Armein Sjuhary RUSMINI Salman, Nani Ewi Sari, RD Yunina Endang Sembiring, Rinawati Sentana, Aan Dwi Sepriyanti, Yuke Siti Nurfadhilah, Siti Sitti Rusdianah Jafar Sofyani, Yani Soraya, Apriliana Kartini Srisantyorini, Triana Sugiatmi, Sugiatmi Suhartono Sulaeman, Ridawati Sulistiyowati, Heppy Sumartini, Ni Putu Sumedi Sumedi Tambunan, Sulastri GP. Thaha, Ahmad Razak Toha Muhaimin Tria Astika Endah Permatasari Ulfah, Rona Utomo, Muhammad Wiji Viga, Renjistian Wati, Aprillia Erni Wijayanti, G. A Sri Puja Warnis Wijayanti, Gusti Ayu Sri Pudja Warnis Wulandari Wulandari Wulandari, Reny Yulita Yani Sofiani Yuliarti Yuliarti Yuliawati, Suci Yunus, Muhammad Iqbal Zahrani, Azura Zuliatika, Pratiwi Zulkifli Zulkifli