Perkembangan kawasan Central Business District (CBD) sebagai pusat ekonomi modern mendorong transformasi arsitektur perkotaan menuju desain yang efisien, adaptif, dan berkelanjutan. Penelitian ini mengkaji penerapan prinsip-prinsip arsitektur modernisme—seperti pilotis, free plan, dan free façade—dalam pengembangan bangunan komersial, melalui studi kasus pada Foresta Business Loft 1, 3, dan 5 di BSD City. Tujuan penelitian ini adalah untuk menunjukkan bahwa prinsip desain arsitektur modernisme dapat dinilai dari fasad. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan analisis data sekunder dari sumber daring dan literatur arsitektur. Hasil penelitian memberikan gambaran mengenai efektivitas penerapan prinsip modernisme dalam konteks lokal
Copyrights © 2025