Alat perajang serbaguna yang digunakan oleh UMKM masih menghadapi kendala dalam aspek ergonomi, efisiensi konsumsi daya listrik, serta kinerja pemotongan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk memodifikasi alat perajang serbaguna guna meningkatkan ergonomi dan efisiensi konsumsi daya listrik. Metode Research and Development (R&D) digunakan dengan tahapan studi literatur, desain, rancang bangun, pengujian, dan analisis data. Modifikasi yang dilakukan meliputi penambahan roda untuk mobilitas dan dudukan untuk memungkinkan operator bekerja dalam posisi duduk guna mengurangi kelelahan kerja. Pengujian menunjukkan bahwa ketinggian panel kontrol (100 cm) cukup ergonomis bagi sebagian besar pengguna, tetapi lubang input (110 cm) dapat meningkatkan kelelahan pada operator bertubuh lebih pendek. Dari aspek kelistrikan, alat diuji pada tujuh mode kecepatan dengan konsumsi daya aktif berkisar antara 134,8 W hingga 487,5 W. Faktor daya meningkat dari 0,38 pada mode rendah menjadi 0,94 pada mode tinggi, menunjukkan efisiensi yang lebih baik, tetapi dengan konsumsi listrik yang lebih besar. Secara keseluruhan, modifikasi ini berhasil meningkatkan ergonomi dan fleksibilitas alat serta memberikan alternatif penggunaan daya listrik yang lebih hemat bagi UMKM.
Copyrights © 2025