Ketersediaan air bersih yang berkualitas dan stabil merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat. Sebagai perusahaan daerah yang bertanggung jawab dalam penyediaan air bersih, PT X menghadapi berbagai tantangan yang berdampak pada kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi internal dan eksternal serta menentukan prioritas strategi peningkatan pelayanan menggunakan pendekatan SWOT-AHP. Metode SWOT digunakan untuk mengidentifikasi faktor kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman, selanjutnya AHP memberikan bobot kuantitatif untuk memprioritaskan strategi berdasarkan tingkat kepentingannya. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor kekuatan utama adalah potensi penerapan sistem informasi terintegrasi, sedangkan kelemahan terbesar adalah keterbatasan teknisi. Di sisi eksternal, pertumbuhan jumlah pelanggan menjadi peluang utama, sedangkan kenaikan biaya operasional merupakan ancaman terbesar. Strategi prioritas yang dihasilkan meliputi penguatan sistem informasi yang terintegrasi, pemanfaatan pertumbuhan jumlah pelanggan, dan peningkatan fasilitas serta alat yang memadai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan di bagian Pelayanan Teknis Timur PT X dapat dicapai melalui penerapan strategi prioritas yang berfokus pada penguatan sistem informasi terintegrasi, pemanfaatan pertumbuhan jumlah pelanggan, serta peningkatan fasilitas dan alat operasional yang memadai. Hasil penelitian ini memberikan rekomendasi strategis bagi PT X dalam meningkatkan kualitas pelayanan secara berkelanjutan dan mendukung perbaikan manajemen pelayanan publik di sektor penyediaan air bersih.
Copyrights © 2025