Kabupaten Belu di Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki potensi pertanian yang besar, namun belum dimanfaatkan secara optimal akibat keterbatasan informasi terkait kesesuaian lahan dan jenis tanaman yang tepat. Untuk mengatasi permasalahan ini, dikembangkan sebuah sistem pemetaan lahan pertanian produktif berbasis Sistem Informasi Geografis (GIS). Dengan memanfaatkan metode overlay dan aplikasi ArcGIS, data spasial diolah menjadi peta tematik yang informatif. Sistem ini dibangun menggunakan teknologi open source seperti PHP, MySQL, dan XAMPP, serta dilengkapi dengan fitur login dan CRUD untuk pengelolaan data yang efektif. Hasil pengujian menggunakan metode White Box dan Black Box menunjukkan bahwa sistem berjalan stabil dan memenuhi kebutuhan pengguna. Sistem ini tidak hanya berfungsi sebagai alat pemetaan, tetapi juga sebagai pendukung pengambilan keputusan dalam perencanaan pertanian. Pengembangan lebih lanjut diperlukan untuk memperbaiki tampilan antarmuka dan memperluas cakupan informasi hingga tingkat desa guna meningkatkan akurasi dan kemanfaatan sistem.
Copyrights © 2025