Latar Belakang : Kemampuan motorik halus anak dapat dikembangkan melalui media pembelajaran menggunakan media kolase, media kolase adalah proses menciptakan gambar dengan cara menempelkan biji-bijian dan membentuk suatu karya seni. Studi pendahuluan menunjukan bahwa dari 21 orang anak didapatkan 10 anak kesulitan dalam membangun menara dengan menggunakan kubus, 5 anak kesulitan membuat lingkaran, 2 anak kesulitan menyusun manik-manik dan 4 anak tidak mampu memotong kertas, serta dari hasil wawancara dengan 3 guru mengatakan belum memasukan kolase sebagai alat pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh media kolase terhadap perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah di PAUD TK Permata Hati Kecamatan Moilong. Metode : Jenis Penelitian kuantitatif dengan pendekatan pra-eksperimental One-Group Pretest- Posttest Design. Populasi adalah semua anak yang berada di kelas A PAUD TK Permata Hati Kecamatan Moilong yang berjumlah 21 Orang, dengan teknik Sampling Jenuh. Hasil : Perkembangan motorik halus anak usia prasekolah sebelum diberikan media kolase sebagian besar responden berada pada kategori suspect sebanyak 12 orang (57%) dan setelah diberikan media kolase sebagian besar responden 18 orang berada pada kategori normal (76,2%). Hasil analisis bivariat menggunaka uji statistik Mcnemar didapatkan hasil p value 0,004 < 0,05. Diskusi : Terdapat pengaruh media kolase terhadap perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah di PAUD TK Permata Hati Kecamatan Moilong.
Copyrights © 2025