Remaja merupakan kelompok strategis dalam pembangunan karakter umat dan masa depan bangsa. Namun, pada saat yang sama, mereka juga menjadi segmen yang rentan terhadap berbagai pengaruh budaya populer dan informasi global yang tidak selalu sejalan dengan nilai-nilai Islam. Oleh karena itu, dakwah kepada remaja menuntut pendekatan yang tidak hanya komunikatif, tetapi juga relevan secara psikologis dan kultural. Salah satu instrumen utama dalam aktivitas dakwah adalah naskah dakwah yang berfungsi sebagai medium penyampaian pesan-pesan keislaman. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis berbagai tantangan yang dihadapi dalam proses penulisan naskah dakwah yang ditujukan kepada kalangan remaja serta menawarkan solusi strategis agar pesan dakwah mampu tersampaikan secara efektif. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis literatur, penelitian ini menemukan bahwa tantangan utama meliputi perbedaan gaya komunikasi antar generasi, ketidaksesuaian konten dengan realitas remaja, serta kurangnya pemanfaatan media digital secara optimal. Adapun solusi yang ditawarkan mencakup penggunaan bahasa yang dialogis, pemahaman mendalam terhadap psikologi remaja, serta inovasi bentuk penyampaian dakwah berbasis teknologi. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi para da’i, penulis, dan praktisi dakwah dalam menyusun strategi dakwah yang lebih kontekstual, inspiratif, dan berdampak pada generasi muda.
Copyrights © 2025