Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bentuk dan jenis campur kode yang terdapat dalam pidato Milad ke-108 dan 109 Muhammadiyah yang disampaikan oleh Haedar Nashir. Metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode simak dengan teknik dasar sadap dan teknik lanjutan simak bebas libat cakap. Setelah data diperoleh kemudian diklasifikasikan berdasarkan kategori bentuk dan jenis campur kodenya melalui analisis secara deskriptif menggunakan teori Suandi. Pada proses analisis data digunakan teknik padan intralingual. Triangulasi waktu digunakan untuk keabsahan data dengan cara pengecekan secara berulang data yang telah diperoleh melalui sumber asli data berupa video dan teks tertulis pidato Milad ke-108 dan 109 Muhammadiyah dengan waktu yang berbeda hingga mendapatkan data yang valid dan lebih kredibel. Dalam proses keabsahan data juga dilakukan pemeriksaan sejawat melalui diskusi untuk pemeriksaan data yang telah diperoleh. Hasil penelitian ini menunjukan adanya unsur campur kode dalam pidato Milad ke-108 dan 109 Muhammadiyah yang disampaikan oleh Haedar Nashir yang berupa bentuk campur kode yang terdiri atas campur kode pada tataran klausa, campur kode pada tataran frasa, dan campur kode pada tataran kata. Selain bentuk, adapun jenis campur kode yang terdapat pada pidato milad Muhammadiyah yang terdiri atas campur kode ke dalam (inner code mixing), campur kode keluar (outer code mixing), dan campur kode campuran (hybrid code mixing). Kata kunci: Campur Kode, Pidato, sosiolinguistik
Copyrights © 2025