Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan salah satu masalah kesehatan global yang menyebabkan beban signifikan terhadap sistem layanan kesehatan. Sekitar 1,5 juta penderita GGK menjalani hemodialisis secara rutin, dan salah satu komplikasi umum yang terjadi selama hemodialisis adalah perubahan tekanan darah akibat penambahan berat badan interdialitik (IDWG). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara IDWG dengan perubahan tekanan darah intradialisis pada pasien gagal ginjal kronik. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 72 responden yang dipilih dengan teknik total sampling di Ruang Hemodialisis RS Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa Bogor. Data dikumpulkan melalui pengamatan berat badan sebelum dan setelah sesi dialisis serta pengukuran tekanan darah secara langsung dan dari rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara IDWG dengan perubahan tekanan darah intradialisis (nilai p = 0,000 < 0,05), dan nilai odds ratio sebesar 24,231. Hal ini menunjukkan bahwa pasien dengan IDWG berat memiliki risiko lebih tinggi mengalami peningkatan tekanan darah saat dialisis. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada hubungan yang signifikan antara IDWG dengan perubahan tekanan darah intradialisis pada pasien gagal ginjal kronik. Rekomendasi dari studi ini adalah perlunya pemantauan ketat dan edukasi pasien dalam mengelola asupan cairan untuk menurunkan risiko komplikasi tekanan darah selama hemodialisis.
Copyrights © 2025