Ila’ merupakan sebuah tindakan sumpah yang diucapkan oleh seorang suami untuk tidak menyetubuhi istrinya dalam jangka waktu tertentu, yang dapat menimbulkan dampak psikologis dan hukum terhadap istri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perspektif klasik dan kontemporer mengenai konsep ila’ dalam hukum keluarga Islam serta hak-hak istri yang terdampak. Dengan metode studi pustaka, penelitian ini mengidentifikasi perbedaan pandangan antar-mazhab dan dampak psikososial yang dialami istri dalam situasi ini. Temuan menunjukkan bahwa ila’ seringkali menjadi instrumen untuk menegaskan otoritas suami, namun dapat disalahgunakan hingga berdampak negatif bagi kesejahteraan psikologis istri. Dari penelitian ini, dipahami bahwa perlunya pendekatan hukum yang lebih berkeadilan guna melindungi hak istri dalam rumah tangga.Kesimpulan ini menawarkan pemahaman mendalam tentang praktik ila’ dan signifikansinya dalam dinamika keluarga Muslim modern
Copyrights © 2025