Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran diorama interaktif sebagai sarana untuk mengenalkan keberagaman tempat ibadah di Indonesia kepada siswa sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya pemahaman siswa terhadap bentuk dan fungsi tempat ibadah lintas agama akibat keterbatasan media pembelajaran yang konkret dan interaktif. Pengembangan media dilakukan dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), dan menghasilkan diorama tiga dimensi yang menampilkan lima tempat ibadah utama (masjid, gereja, pura, vihara, dan klenteng) lengkap dengan label, simbol, serta integrasi teknologi melalui QR code yang mengakses konten audio-visual edukatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa media ini memiliki potensi untuk meningkatkan keterlibatan belajar, memperkuat pemahaman siswa terhadap materi keberagaman agama, serta menanamkan nilai-nilai karakter seperti toleransi dan saling menghargai. Temuan ini menunjukkan bahwa media diorama interaktif dapat menjadi alternatif pembelajaran tematik yang efektif, kontekstual, dan mendukung pendidikan multikultural di tingkat sekolah dasar.
Copyrights © 2025