Memahami siswa sekolah dasar tentang nilai pancasilla masih relatif rendah, terutama ketika menghubungkan nilai -nilai ini dengan kehidupan sehari - hari. Ini adalah tantangan bagi upaya menanam karakter di masa muda mereka. Untuk mengatasi masalah ini, model pembelajaran role playing atau bermain peran digunakan. Model ini dapat memberikan pengalaman belajar langsung melalui kegiatan yang berperan dalam mencerminkan nilai -nilai Pancasila. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memeriksa bagaimana penggunaan model role playing atau bermain peran dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang nilai-nilai Pancasila. Metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif mengumpulkan data melalui pengamatan, wawancara dan dokumen. Hasil awal menunjukkan bahwa model bermain peran dapat meningkatkan partisipasi siswa, empati dan pemahaman nilai-nilai seperti kerja sama timbal balik, tanggung jawab, dan toleransi. Oleh karena itu, bermain peran adalah salah satu strategi pembelajaran yang efektif untuk mengomunikasikan nilai Pankasila di tingkat sekolah dasar.
Copyrights © 2025