Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan dan perencanaan usaha Pondok Pesantren Al-Qodiri sebagai langkah untuk meningkatkan kemandirian ekonomi pesantren. Latar belakang studi ini mencakup kebutuhan pesantren untuk tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan dan dakwah, tetapi juga sebagai pusat pengembangan ekonomi komunitas yang berbasis spiritual dan sosial. Dalam penelitian ini, dilakukan analisis terhadap tiga jenis modal yang dimiliki pesantren, yaitu modal fisik (bangunan, tanah, peralatan), modal intelektual (tenaga kerja terampil), dan modal finansial (sumber dana untuk operasional). Untuk menilai potensi dan kesiapan usaha, digunakan analisis SWOT untuk meneliti kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi dalam pengembangan Badan Usaha Milik Pesantren (BUMP). Hasil penelitian mengindikasikan bahwa pesantren memiliki aset yang bisa dimanfaatkan secara produktif serta sumber daya manusia yang cukup berkualitas untuk mendukung aktivitas bisnis. Dengan perencanaan bisnis yang tepat, pesantren bisa mengembangkan unit usaha seperti koperasi, minimarket, dan penyewaan lahan. Studi kelayakan ini memberikan pandangan menyeluruh bahwa Pondok Pesantren Al-Qodiri cocok untuk merintis model ekonomi mandiri yang berbasis pesantren dan berkelanjutan. Kajian ini penting sebagai acuan bagi pesantren lainnya yang ingin mengembangkan potensi ekonomi mereka dengan cara yang terencana dan profesional.
Copyrights © 2025