Penelitian ini dilakukan untuk memahami perencanaan ekonomi mandiri di Pondok Pesantren Al-Bidayah, sebuah pesantren Salafiyah yang didirikan pada tahun 2007 dan tidak menjalin hubungan kerja sama dengan pihak luar. Penelitian ini memfokuskan pada strategi internal yang diambil untuk mencapai kemandirian ekonomi tanpa bergantung pada bantuan dari luar. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, di mana informasi diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan pengelola pesantren, dan studi dokumentasi. Hasil dari pengamatan menunjukkan bahwa perencanaan ekonomi di Pondok Pesantren Al-Bidayah dilakukan secara mandiri dengan dukungan modal internal yang memadai. Beberapa usaha sederhana, seperti toko kitab, toko buah, penginapan, dan partisipasi santri dalam aktivitas produktif, dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan operasional sehari-hari. Meskipun tidak ada kolaborasi dengan pihak luar, pengelolaan ekonomi dilakukan secara kolektif dan berdasarkan nilai-nilai yang dianut oleh Pesantren Salafiyah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perencanaan ekonomi mandiri di Pondok Pesantren Al-Bidayah memiliki potensi untuk bertahan, dengan catatan bahwa pengelolaan dan pengembangan usaha masih perlu ditingkatkan agar lebih teratur dan efektif.
Copyrights © 2025