Di tengah kompleksitas organisasi kontemporer, kepemimpinan transformasional dipandang sebagai pendekatan yang menjanjikan, namun kerap direduksi menjadi sekadar teknik manajerial tanpa mempertimbangkan fondasi ideologis yang mendasarinya. Artikel ini berupaya mengkaji keterkaitan antara kesadaran ideologis pemimpin dan efektivitas kepemimpinan transformasional melalui studi literatur terhadap lebih dari 15 sumber akademik, termasuk jurnal ilmiah dan laporan terkini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka serta analisis isi untuk menggali dimensi-dimensi ideologis yang memperkaya model kepemimpinan transformasional. Temuan utama menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti moralitas kolektif, humanisme, dan kekuatan visi bersama menjadi penggerak utama dalam menciptakan perubahan organisasi yang berkelanjutan. Kesadaran ideologis pemimpin terbukti menjadi pembeda signifikan antara kepemimpinan yang hanya bersifat simbolik dengan kepemimpinan yang benar-benar mentransformasi. Kajian ini merekomendasikan penggunaan metode campuran (mixed-method) dalam riset lanjutan guna memperkuat kedalaman dan validitas empiris dari hubungan antara ideologi dan praktik kepemimpinan.
Copyrights © 2025