Pertumbuhan pusat perbelanjaan modern di kawasan urban sering kali menghadirkan dinamika sosial-ekonomi yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kehadiran Mall Grand Indonesia terhadap kesenjangan sosial dan ekonomi masyarakat di sekitarnya. Dengan pendekatan kualitatif melalui observasi langsung, wawancara terhadap pengunjung, pelaku UMKM, dan masyarakat lokal, serta dokumentasi visual lapangan, ditemukan adanya kontradiksi yang mencolok antara kehidupan kelas atas yang menjadi konsumen utama mall dan kondisi masyarakat sekitar yang tinggal di lingkungan kumuh. Kehadiran mall memang membuka peluang ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha kecil di sekitar kawasan, namun secara bersamaan memperkuat jarak sosial dan simbolik antara kelompok masyarakat. Gejala gentrifikasi tercermin dari perubahan perilaku konsumsi, meningkatnya standar hidup, serta dominasi citra kemewahan yang tidak merepresentasikan komunitas lokal. Hasil penelitian ini menegaskan perlunya kebijakan pembangunan kota yang lebih inklusif dan memperhatikan keadilan sosial di tengah derasnya arus urbanisasi dan komersialisasi ruang kota.
Copyrights © 2025