Jenis penelitian kualitatif melalui pendekatan fenomenologi, Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelayanan kesehatan di Puskesmas pedesaan Sulawesi Selatan menghadapi tantangan serius, terutama terkait keterbatasan tenaga medis, sarana prasarana, serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap hidup sehat. Meski begitu, berbagai inovasi seperti program jemput bola dan pendekatan berbasis komunitas telah membantu menjangkau warga di daerah terpencil. Faktor budaya dan kepercayaan lokal juga memengaruhi efektivitas pelayanan, sehingga pendekatan humanis sangat diperlukan. Upaya pemerintah melalui revitalisasi dan penempatan tenaga medis perlu diperkuat dengan koordinasi dan pendampingan intensif. Sinergi antara semua pihak dibutuhkan untuk membangun sistem kesehatan pedesaan yang berkelanjutan dan sesuai kebutuhan lokal. Pelayanan kesehatan di Puskesmas pelosok desa Sulawesi Selatan memiliki kelebihan seperti kedekatan dengan masyarakat, pendekatan berbasis komunitas, peran ganda tenaga kesehatan, dan kontribusi dalam meningkatkan kesadaran hidup sehat. Namun, masih terdapat berbagai kelemahan, antara lain kekurangan tenaga medis, fasilitas dan alat yang belum memadai, distribusi obat yang tidak merata, hambatan geografis, serta kurangnya pelatihan berkelanjutan bagi petugas. Kombinasi antara keunggulan lokal dan kendala struktural ini menunjukkan bahwa meskipun Puskesmas di pelosok berperan penting dalam pemerataan layanan kesehatan, masih diperlukan peningkatan sumber daya dan infrastruktur agar pelayanan menjadi lebih optimal.
Copyrights © 2025