Seiring berjalannya waktu pendidikan di Indonesia terus mengalami perubahan yang menghasilkan metode, model maupun desain pembelajaran demi kualitas pendidikan yang lebih baik dan menjawab tantangan serta perubahan yang terjadi dari masa ke masa dengan menerapkan kurikulum merdeka belajar yang bertujuan menciptakan pembelajaran yang menyenangkan serta memberikan kebebasan bagi para guru dalam pembelajaran yang disesuaikan dengan minat, bakat serta kebutuhan belajar peserta didik. Pembelajaran berdiferensiasi merupakan modifikasi empat elemen terkait kurikulum yakni konten, proses dan produk yang berpengaruh pada kebutuhan, kesiapan, minat, dan profil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam implementasi kurikulum merdeka di SMP Negeri 3 Paguyangan. Metode dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Berdasarkan observasi dan wawancara yang dilakukan pembelajaran berdiferensiasi sudah dapat diterapkan dengan baik, pembelajaran sudah tidak terpusat pada guru dan peserta didik diberi keleluasaan untuk lebih aktif dan kreatif sesuai dengan kebutuhan, minat dan bakat belajarnya. Kurikulum merdeka belajar dapat diterapkan dengan mengutamakan berbasis proyek dalam rangka menerapkan profil pelajar Pancasila melalui kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau P5 sehingga proses pembelajaran tidak terfokus pada aspek pengetahuan tetapi menekankan juga pada penguasaan karakter.
Copyrights © 2024