Pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) merupakan langkah penting untuk menurunkan angka infeksi nosokomial di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program PPI di rumah sakit di Malang, Tebet, Tondano, Tomohon, dan Surakarta. Metode yang digunakan adalah literature review berdasarkan analisis data dari berbagai sumber literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas program PPI dipengaruhi oleh dukungan manajemen, ketersediaan anggaran, pelatihan tenaga kesehatan, dan kepatuhan terhadap protokol. Meskipun terkendala keterbatasan sumber daya manusia dan fasilitas, beberapa rumah sakit berhasil menurunkan angka infeksi nosokomial melalui peningkatan kesadaran dan pelatihan berkelanjutan. Kesimpulannya, keberhasilan program PPI membutuhkan dukungan manajemen dan sumber daya yang memadai, perlunya rumah sakit meningkatkan meningkatkan pelatihan, alokasi anggaran, dan evaluasi rutin program PPI.
Copyrights © 2025