Cabai adalah komoditi unggulan yang memiliki nilai jual yang cenderung stabil. Cabai yang mudah rusak menyebabkan fluktuasi harga sangat tinggi, begitu pula dengan kelebihan produksi pada saat panen raya mengakibatkan harga akan turun drastis,Terkadang petani tidak mendapatkan keuntungan dari usaha tani cabai. Solusi yang dapat diterapkan adalah dengan mengolah cabai menjadi produk olahan bernilai jual lebih tinggi, seperti cabai bubuk.Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan model deskriptif. Dalam penulisan artikel ini menggunakan data primer yang bersumber dari observasi dan wawancara oleh anggota kelompok kepada pihak terkait, serta data sekunder yang diperoleh melalui kajian sejumlah literatur dan penelitian terkait pengolahan produk makanan berbahan cabai. Program kerja inovasi produk hasil panen lokal dari cabai dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu pengumpulan bahan, pengolahan, dan pengemasan cabai bubuk. Program ini bertujuan agar masyarakat bisa memanfaatkan hasil panen dan minat masyarakat untuk berwirausaha dengan begitu tingkat perekonomian masyarakat pun ikut meningkat. Hasil kegiatan program inovasi pengolahan cabai menjadi cabai bubuk mendapatkan respon positif dari masyarakat. terbukti dari antusiasme masyarakat dalam mengikuti pelatihan guna meningkatkan nilai jual produk. Tingkat keberhasilan dari program ini mencapai 95%, disertai dengan terealisasinya seluruh kegiatan dan tujuan yang telah dirancang dalam program pelatihan dan pemasaran cabai bubuk.
Copyrights © 2025