Penelitian ini menyelidiki konsekuensi hukum dan etika dari pelanggaran izin edar PT Afi Farma dalam industri farmasi. Artikel ini membahas pelanggaran hukum PT Afi Farma terhadap Undang-Undang Kesehatan dan peraturan BPOM serta tanggung jawab etika perusahaan dalam melindungi kepentingan publik dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif dan studi kasus. Penelitian menunjukkan bahwa meskipun peraturan saat ini cukup jelas, kekurangan pengawasan dan penerapan sanksi memungkinkan ada pelanggaran. Artikel ini menekankan betapa pentingnya perubahan regulasi untuk meningkatkan sistem pengawasan, meningkatkan kesadaran tentang kepatuhan etika dalam industri farmasi, dan memastikan bahwa sanksi yang memberikan efek jera diterapkan. Artikel ini bertujuan untuk memberikan saran untuk reformasi sistem pengawasan dan tata kelola farmasi. Dengan harapan dapat membangun sistem regulasi yang lebih jelas, akuntabel, dan responsif terhadap tantangan masa depan. Diharapkan hasil ini akan membantu memperkuat tata kelola hukum dan etika di industri farmasi untuk melindungi masyarakat dari risiko produk farmasi yang tidak memenuhi standar. Untuk mencegah kasus serupa di masa depan, artikel ini menyarankan perbaikan sistem pengawasan, sanksi hukum yang lebih kuat, dan peningkatan kepatuhan etika dalam industri farmasi.
Copyrights © 2025