Jurnal Sejarah dan Budaya
Vol 8 No 1 Februari (2024): Fihros: Jurnal Sejarah dan Budaya

Pandangan Buya Syafi'i Ma'arif Tentang Hubungan Negara Dan Agama

Djama'iyah Mus Zandra (Unknown)
Affan Ismail (Unknown)
Muhamad Yusrul Hana (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Feb 2024

Abstract

Ahmad Syafii Maarif lebih terkenal dengan panggilan buya oleh orang-orang terdekat, hal ini dikarenakan berliau sudah dianggap menjadi seorang Ulama yang alim serta menjadi seorang cendikiawan muslim yang memiliki reputasi intelektual yang tinggi. Ahmad Syafii Maarif dilahirkan pada hari Sabtu, 31 Maret 1935 di bumi Calau Sampur Kudus “Makkah Darat”, Sumatera Barat. Sumpur Kudus “Makkah Darat” (Makkah Darek dalam bahasa Minang) adalah ungkapan yang sering diulang-ulang tidak saja oleh kaum elit nagari Minang, rakyat jelata pun tak lupa pula menyebutnya. Syafii Maarif memiliki beberapa pandangan terkait dasar negara. Menurut Syafii Maarif Nabi Muhammad SAW tidak pernah membuat pengakuan bahwa dia adalah kepala negara. Fakta ini memberikan sebuah interpretasi bahwa politik hakikatnya hanyalah sarana, sebagai alat bagi agama, dan bahkan sebagai sebuah perwujudan (suatu eksistensi) dari agama itu sendiri.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

fihros

Publisher

Subject

Arts Humanities Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

FIHROS, Jurnal Sejarah dan Budaya is a scientific publication media to enrich the growing discourse in the study of history and culture. Published twice a year in February and August. This journal is published by the Islamic History and Culture Study Program, College of Islamic Studies (STAI) Syekh ...