Demensia merupakan penyakit mematikan di dunia yang belum ada obatnya. Penyakit ini terus meningkat setiap tahunnya. Demensia menyebabkan risiko serius dalam kehidupan lansia, salah satunya menyebabkan penurunan tingkat kemandirian pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi hubungan tingkat kemandirian dengan demensia di Surakarta. Partisipan dalam penelitian 151 pengasuh lansia di Surakarta dengan usia rata-rata 73.62 tahun ( SD =8.953) dan didominasi oleh perempuan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala demensia ( Alzheimer's Disease Screening ⍺ =0.649 ) dan skala kemandirian ( The Lawton Instrumental Activity of Daily Living , ⍺ =0.893). Data dikumpulkan melalui survei luring dan dare. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan uji korelasi Koefisien Korelasi Rank Spearman . Hasil analisis data menunjukkan r = -0,509, p. <0,001 yang artinya hubungan antara kemandirian dengan demensia pada lansia di Surakarta signifikan secara statistik. Setiap peningkatan skor demensia berhubungan dengan penurunan skor kemandirian dan sebaliknya. Bagi lansia, disarankan untuk mengikuti kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan tingkat kemandirian dan mencegah gejala demensia pada lansia.
Copyrights © 2025