Ancaman siber menjadi tantangan utama dalam pengelolaan data pada sistem terdistribusi, khususnya di lingkungan akademik seperti jurusan teknik. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan keamanan data yang dihadapi serta merancang strategi pemulihan data yang efektif terhadap potensi serangan siber. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi di lingkungan jurusan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem saat ini belum memiliki mekanisme pemulihan data yang memadai dan rentan terhadap serangan seperti ransomware dan distributed denial-of-service (DDoS). Strategi pemulihan data yang diusulkan meliputi penerapan backup data terjadwal, penggunaan teknologi enkripsi, segmentasi jaringan, serta peningkatan literasi keamanan siber bagi pengelola sistem. Dengan menerapkan strategi ini, ketahanan sistem terhadap ancaman siber dapat ditingkatkan secara signifikan, sekaligus menjamin kontinuitas layanan data dan informasi akademik. Studi ini memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan kebijakan keamanan data di lingkungan pendidikan tinggi yang semakin terdigitalisasi.
Copyrights © 2025