Fenomena buta aksara Al-Qur’an di kalangan mahasiswa Islam, termasuk di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, menjadi perhatian serius dalam dunia pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Program Pesantren Mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 55 mahasiswa yang dipilih dari 124 populasi menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data mencakup statistik deskriptif, uji normalitas, dan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan membaca Al-Qur’an setelah mengikuti program, dengan nilai Z = -6.326 dan signifikansi p < 0,001. Temuan ini menunjukkan bahwa Program Pesantren Mahasiswa secara signifikan berkontribusi dalam mengurangi tingkat buta aksara Al-Qur’an di kalangan mahasiswa. Dengan demikian, program ini dapat dijadikan model pembinaan keagamaan dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an di lingkungan pendidikan tinggi Islam.
Copyrights © 2024