Penelitian ini mengeksplorasi dampak media sosial terhadap praktik keagamaan Kristen di kalangan generasi muda, yang kini menjadi platform utama dalam kehidupan sehari-hari. Media sosial memfasilitasi akses terhadap konten keagamaan, mendorong partisipasi dalam komunitas online, dan memperluas penyebaran ajaran agama, tetapi juga menimbulkan tantangan seperti pengurangan partisipasi dalam kegiatan keagamaan tradisional dan potensi penyebaran informasi yang kurang akurat. Dengan menggunakan metode studi pustaka, penelitian ini mengidentifikasi kesenjangan dalam pemahaman dampak spesifik media sosial terhadap praktik keagamaan Kristen, terutama dalam konteks lokal. Temuan menunjukkan bahwa media sosial memiliki peran dualistik sebagai penguat iman bagi sebagian individu sekaligus sumber distraksi yang mengurangi keterlibatan dalam praktik konvensional. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan seimbang dalam penggunaan media sosial dan perlunya bimbingan dari pemimpin agama untuk memastikan bahwa media sosial memperkaya pengalaman keagamaan generasi muda.
Copyrights © 2025