Jawa barat menempati posisi ketiga sentra produksi kentang terbanyak di Indonesia, Kecamatan Pangalengan di Kabupaten Bandung menyumbang produktivitas tertinggi terhadap produkvitas kentang di Jawa Barat. Harga yang diterima oleh petani sangat berfluktuatif dan berpengaruh terhadap keuntungan petani. Saat panen raya, ketersediaan kentang melimpah sehingga harga yang diterima petani ekcil. Berbending terbalik saat musim kemarau, harga yang diterima lebih besar karena ketersediaan yang terbatas. Upaya untuk mengatasi hal tersebut yaitu dengan mengusahakan kentang pada musim kemarau dengan pemanfaatan irigasi yaitu irigasi sprinkler. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi usahatani kentang irigasi sprinkler dan permukaan. Metode yang digunakan yaitu analisis keuntungan dan Uji beda T-test dengan total responden sebanyak 60 petani, diantaranya 50 petani irigasi sprinkler dan 10 petani irigasi permukaan. Efisiensi rasio R/C atas biaya total usahatani kentang irigasi sprinkler lebih besar yaitu 1,45 dibandingkan dengan irigasi permukaan yaitu 1,24.
Copyrights © 2025