Aplikasi Electronic Medical Record (EMR) HINAI WEB di RS Hermina Arcamanik Kota Bandung berfungsi untuk mendukung pengelolaan data pasien dan pelaporan statistik. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala dalam menyajikan data yang lengkap dan terintegrasi, sehingga berdampak pada efisiensi kerja tenaga medis serta akurasi laporan statistik rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterbatasan data statistik dalam EMR serta mengidentifikasi faktor penyebab ketidaktepatan data dalam sistem pelaporan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei, wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Responden terdiri dari petugas pelaporan data statistik rawat jalan dan rawat inap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minimnya fitur otomatisasi dalam EMR, ketidaksesuaian informasi, serta keterbatasan dalam pengelompokan data pasien menyebabkan tenaga medis harus melakukan banyak koreksi manual, termasuk mengambil data dari sumber lain seperti Google Drive. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan otomatisasi pemilahan data berdasarkan unit pelayanan, status pasien dan jenis jaminan kesehatan, integrasi dengan penyimpanan berbasis internet, serta penerapan sistem validasi otomatis. Dengan perbaikan ini, EMR diharapkan dapat lebih optimal dalam mendukung pengelolaan data statistik dan meningkatkan efektivitas layanan rumah sakit. Kata kunci: EMR, data statistik, pelaporan
Copyrights © 2025