Kewirausahaan berperan penting dalam mengatasi pengangguran dan mendorong pertumbuhan ekonomi, dengan pendidikan berbasis pengalaman terbukti lebih efektif dalam membentuk pola pikir dan keterampilan mahasiswa. Penelitian ini menganalisis hubungan antara kepribadian mahasiswa berdasarkan MBTI dan faktor demografis seperti jenis kelamin, usia, latar belakang keluarga, serta pendidikan kewirausahaan. Pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif diterapkan untuk menganalisis hubungan antara kepribadian mahasiswa berdasarkan MBTI dan faktor demografis seperti jenis kelamin, usia, latar belakang keluarga, serta pendidikan kewirausahaan. Data dikumpulkan melalui tes MBTI sebagai instrumen utama, yang mengukur empat dimensi kepribadian: Extrovert-Introvert (E-I), Sensing-Intuition (S-N), Thinking-Feeling (T-F), dan Judging-Perceiving (J-P). Hasil menunjukkan bahwa jenis kelamin, latar belakang keluarga, dan asal pengetahuan kewirausahaan memengaruhi karakteristik kewirausahaan, sementara usia tidak memiliki dampak signifikan. Oleh karena itu, pendekatan pendidikan kewirausahaan yang adaptif dan berbasis pengalaman diperlukan untuk mengembangkan potensi kewirausahaan mahasiswa secara optimal.
Copyrights © 2025