Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi publik terhadap kepercayaan dan minat beli konsumen pada brand Looke pasca viralnya kasus cushion rusak di media sosial. Studi ini menggunakan teori persepsi konsumen dan teori perilaku konsumen sebagai landasan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksplanatif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden perempuan di Kota Semarang dengan teknik purposive sampling. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa persepsi publik berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan (koefisien = 0,714, p = 0,001) dan minat beli (koefisien = 0,786, p = 0,001). Penanganan krisis oleh Looke, yang responsif dan transparan, mampu membangun kembali kepercayaan serta meningkatkan minat beli masyarakat. Penelitian ini menyarankan perusahaan untuk terus menjaga komunikasi terbuka dengan publik, serta melakukan edukasi produk secara konsisten.
Copyrights © 2025