Proyek teknologi informasi (TI) seringkali menghadapi berbagai risiko yang dapat menghambat pencapaian tujuan proyek. Penilaian risiko secara sistematis diperlukan untuk membantu manajer proyek dalam menentukan prioritas mitigasi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis metode Analytical Hierarchy Process (AHP) guna mengevaluasi dan memprioritaskan risiko dalam proyek TI. Metode AHP digunakan untuk membandingkan dan menentukan bobot prioritas dari tiga kriteria risiko utama: kemungkinan (likelihood), dampak (impact), dan deteksi (detectability), terhadap lima jenis risiko yang diidentifikasi melalui studi literatur dan wawancara pakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko kegagalan teknis sistem memiliki bobot tertinggi (0,291), diikuti oleh keterlambatan jadwal dan perubahan kebutuhan pengguna. Kriteria impact menjadi faktor paling dominan dengan bobot sebesar 0,526. Sistem SPK yang dikembangkan berbasis web mampu mengotomatisasi proses perhitungan AHP dan menghasilkan peringkat risiko secara akurat. Dengan Consistency Ratio (CR) sebesar 0,07, hasil keputusan dinyatakan konsisten dan valid. Penelitian ini menyimpulkan bahwa AHP merupakan metode yang efektif untuk mendukung pengambilan keputusan dalam penilaian risiko proyek TI dan sistem yang dibangun berpotensi diimplementasikan pada berbagai jenis proyek serupa.
Copyrights © 2025