Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tantangan dan peluang dalam implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kurikulum ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas kepada guru dan peserta didik dalam proses pembelajaran, dengan menekankan pengembangan karakter, kompetensi, dan pembelajaran berbasis proyek. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan menganalisis berbagai sumber literatur akademik dan kebijakan pendidikan terkini. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka menghadapi sejumlah tantangan, seperti rendahnya kesiapan tenaga pendidik, keterbatasan sarana dan prasarana, serta kurangnya pemahaman dari para pemangku kepentingan. Meskipun demikian, kurikulum ini membuka peluang besar untuk meningkatkan kreativitas, kemandirian, dan kompetensi abad ke-21 peserta didik melalui pendekatan yang kontekstual dan diferensiasi. Evaluasi yang berkelanjutan sangat diperlukan untuk mengidentifikasi hambatan dan strategi perbaikan guna mendukung keberhasilan penerapan kebijakan ini. Dengan demikian, Kurikulum Merdeka dapat menjadi sarana transformasi pendidikan di Indonesia yang lebih adaptif dan relevan terhadap dinamika zaman.
Copyrights © 2025